Sunday, November 30, 2008

Bali - the international gateway to Indonesia creative industry

2 comments:

  1. why not bandung, pak andi? it's true bali has a much much bigger international reputation than bandung, but in my opinion, bandung has a bigger pool of talented artists, technologists, and entrepreneurs.

    my idea is, bali could be the gateway, the "showroom", but bandung can become the production center, the "think tank"..

    *well, i live in bandung, so my opinion might be a little bit biased...* :D

    ReplyDelete
  2. Kekuatan setiap daerah berbeda, Bandung, Bali, Jogja, Jakarta punya daya tarik tersendiri.

    Bandung punya kultur anak muda yang kuat, tetapi tidak punya infrastruktur ke international yang kuat seperti bandara dan budaya yang menarik international market. Bandung juga tidak sesuai untuk production center.

    Apakah Bandung bisa di-branding? Jelas bisa! Budaya pop seharusnya dibrand di sini, seperti Distro, Musik dan berbagai komunitas lainnya.

    Sudah banyak think tank dari Bandung yang go international, tetapi gatewaynya ada di Jakarta.

    Bandung adalah kota yang mirip dengan San Francisco, baik dari lansekap maupun dari spirit. Di sini tempat lahirnya ide-ide baru di mana komersialisasinya ada di Jakarta. Mereka yang mau sukses dari Bandung harus go international. Bandung is too small for a market adoption. Bandung is also tool cool! Sangat sering berubah. Tempat lahirnya trend. Trend musik, komik, style, food, resto, arsitektur, dll banyak lahir di Bandung. Be proud of Bandung!!!

    ReplyDelete